catatan KB: PIL
Seorang teman SMA saya tiba-tiba mem-buzz saya di yahoo messenger. Dia mengajak ngobrol melalui fasilitas yang disediakan oleh grup yahoo tersebut. Awal obrolan diisi dengan basa-basi tidak penting. Saya tahu teman saya ini ada perlu dengan saya, makanya dia tumben-tumbenan mau mengajak ngobrol online. Padahal terakhir kami ngobrol di udara ini adalah beberapa saat setelah dia menikah.
Saya tanya kabar terakhir dia, dan ternyata dia sedang mengandung besar dan hampir melahirkan. Obrolan mulai meruncing ke arah pekerjaan saya setelah teman masa SMA ini bertanya:
“Eh, kalau alat KB yang paling bagus apa sih?”
Yang paling bagus??? Tergantung sih, maunya pake apa. Semua ada kekurangan dan kelebihannya.
“Kalau pil bagaimana??? Soalnya karena satu dan lain hal saya dianjurkan pakai pil.”
***
Dalam setiap penyuluhan yang kami selenggarakan di ruang delima RSUD Cianjur, kami selalu mereview alat/obat kontrasepsi yang akan dipakai oleh ibu yang baru saja melahirkan. Rata-rata dari mereka selalu memberikan jawaban antara pil atau suntik, meskipun sebenarnya kami lebih menyarankan untuk ber-IUD saja.
Sebenarnya apa sih pil KB itu?
Pil KB adalah salah satu cara berkontrasepsi yang berisi gabungan hormon golongan estrogen dan progesterone, dan berbentuk pil/tablet. Setiap stripnya berjumlah 21 dan 28 buah. Pil KB ini ada dua jenis lho (jenis ya, bukan merk). Jenis yang pertama yaitu yang hanya mengandung golongan hormon progesteron saja (disebut juga minipil progestin only), dan yang lainnya adalah pil gabungan estrogen dan progesteron. Untuk membedakannya mudah saja, minipil ini semuanya berwarna putih dalam setiap stripnya, sedangkan yang campuran (pil kombinasi) berwarna putih sebanyak 7 buah pil, dan sisanya berwarna kuning.
Cara kerja dari pil kb terletak pada hormon yang dikandungnya dengan cara menekan ovulasi yang akan mencegah lepasnya sel telur dari ovarium. Mengendalikan lendir mulut rahim sehingga sperma tidak dapat masuk ke dalam rahim, serta menipiskan lapisan endometrium. Untuk meminumnya, diawali dari hari pertama hingga hari ke lima masa haid.
Kenapa pil ini dibedakan. Ini untuk memudahkan konsumen yang sedang menyusui. Minipil, tidak berpengaruh pada Air Susu Ibu yang sedang menyusui anaknya.
Apa saja sih keuntungan dari meminum pil ini?
- Penggunaannya murah dan mudah. Cukup diminum satu butir pil satu hari.
- Mengurangi rasa sakit ketika haid
- Mencegah kehamilan diluar rahim, kanker rahim, dan kanker payudara.
- Cocok untuk menunda kehamilan bagi pasangan muda yang baru saja menikah.
Namun, selain keuntungan tersebut, pil ini memiliki kerugian alias efek samping.
Pertama, para pemakai pil ini harus memiliki disiplin yang tinggi karena harus meminum pil ini setiap hari dan tidak boleh terlewatkan. Kemudian dapat meningkatkan infeksi jamur di sekitar Ms.V, dan akan menimbulkan perdarahan antara masa haid. Selain itu, karena pil ini mengandung hormon maka tubuh para pemakainya akan bereaksi berbeda-beda tergantung dari metabolisme tubuh akseptor pemakai. apa saja reaksi itu? Bisa berupa kesuburan berat badan alias jadi gendut, kemudian bisa berupa timbul jerawat, bahkan bisa juga menimbulkan flek-flek kecokelatan di muka anda. Pil ini tidak dianjurkan bagi perempuan berumur diatas 30 tahun, karena akan mempengaruhi metabolisme tubuh.
Oya, Pil ini tidak boleh digunakan untuk anda yang memiliki riwayat berikut: sakit jantung, tumor ganas, lever, stroke, kelainan jantung, varises, dan juga darah tinggi, dan juga migren. Selain itu, perempuan diatas 35 tahun dan perokok berat dilarang untuk mengkonsumsi pil kombinasi (pil campuran).
Jadi apakah anda berpikir untuk menggunakan pil, atau akan menggunakan alat kb yang lain?(HS)
Explore posts in the same categories: Alat dan metode kontrasepsi, Penyuluhan, tentang KBTags: PIL KB
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.


26/08/2011 at 8:31 am
[...] alat kontrasepsinya macam-macam. Ada IUD, Implant, Pil KB, Suntik KB, atau mungkin juga KB untuk Pria. Silakan anda klik salah satu tautan alat kontrasepsi [...]
08/10/2011 at 9:10 am
[...] kembali untuk anda mengenai beberapa alat kontrasepsi seperti IUD, Implant, Suntik, dan juga Pil KB, bahkan kondom. Saya berharap semoga informasi yang saya rangkumkan dari berbagai sumber tersebut [...]