Tentang Tubektomi (2)

Beberapa waktu yang lalu saya menyajikan tulisan seputar MOW atau TUBEKTOMI. Seorang pengunjung blog saya bertanya apakah tubektomi ini sama dengan steril? Saya jawab saja sekarang ya, sekalian menginformasikan juga kepada anda sekalian. BETUL,  memang tubektomi itu adalah salah satu metode KB STERIL. Maka disebut juga sebagai kontrasepsi mantap.

Dalam bagian satu tersebut, saya sudah menuliskan apa dan bagaimana metode tubektomi tersebut. silahkan anda baca terlebih dahulu di tautan ini.

Di bagian kedua ini, saya akan menginformasikan beberapa hal tentang tubektomi.  Selamat membaca. Semoga bermanfaat.

Bagian-bagian rahim. diambil dari alat peraga sist.reproduksi perempuan BKKBN (foto by HS.2011)

- Siapa sajakah yang boleh dan tidak boleh ber-tubektomi?

Sebagai perempuan, anda dihadapkan pada pilihan yang sulit jika anda tidak menggunakan alat kontrasepsi. Kemungkinan anda akan hamil sangat berpeluang besar meskipun usia anda sudah 40 tahun. Apa pasal? Karena ketika seorang perempuan masih berada dalam kisaran usia subur, maka kemungkinan untuk hamil akan tetap ada.

Maka dari itu, ketika anda sudah memantapkan diri untuk tidak memiliki anak lagi, dan anda tidak ingin direpotkan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi yang harus anda pakai secara reguler, maka pilihan anda sudah tepat jika anda memilih tubektomi.

Tapi, sebelum anda memilih tubektomi, sudah selayaknya anda mengetahui siapa sajakah yang boleh ber-KB tubektomi dan siapa saja yang tidak boleh ber-KB tubektomi.

* Yang boleh ber-KB tubektomi

Siapa saja yang boleh tubektomi? Berikut adalah syarat-syaratnya:

  1. Perempuan usia diatas 26 tahun
  2. Memiliki keturunan lebih dari dua
  3. Sudah memiliki keinginan dan keyakinan untuk tidak menambah anak lagi
  4. Perempuan yang jika hamil, akan menimbulkan resiko kesehatan yang serius dan membahayakan.
  5. Memahami prosedur dan tindakan tubektomi, serta sukarela setuju dengan prosedur tubektomi.

 * Yang tidak boleh ber-KB tubektomi

Siapa saja yang sebaiknya tidak boleh menjalani tubektomi? ini dia:

  1. Perempuan yang sedang hamil atau terdeteksi hamil
  2. Terjadi perdarahan vaginal yang belum jelas penyebabnya. Harus ada pemeriksaan jika terjadi hal ini.
  3. Terjadi infeksi daerah pelvik ataupun di daerah rahim yang akut, hingga disembuhkan terlebih dahulu.
  4. Perempuan yang tidak boleh menjalani proses pembedahan
  5. Belum memiliki keyakinan yang pasti tentang keinginannya melaksanakan tubektomi
  6. Tidak memiliki izin dari suami, serta
  7. Belum memberikan persetujuan tertulis.

Penting untuk anda: ketika anda akan menjalani operasi tubektomi, anda harus menandatangi form persetujuan terlebih dahulu. Nanti saya akan sedikit menjelaskannya pada bagian informed consent.

 

- Manfaat dan keterbatasan tubektomi

Sebelum anda mengambil keputusan tentang tubektomi, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu apa manfaat dan bagaimana keterbatasan dari tubektomi ini. berikut adalah manfaat dan keterbatasan tubektomi.

Manfaat:

  1. Sangat efektif, karena merupakan metode kontrasepsi permanen.
  2. Tidak mempengaruhi proses pemberian ASI
  3. Tidak bergantung pada faktor senggama
  4. Akan lebih bermanfaat bagi anda yang memiliki riwayat kehamilan beresiko karena akan terhindar dari keadaan tersebut
  5. Dilakukan dengan pembedahan sederhana, dapat dilakukan dengan anestesi lokal
  6. Tidak ada efek samping dalam jangka panjang, serta
  7. Tidak mempengaruhi keadaan fungsi seksual karena tidak ada efek pada produksi hormone ovarium.

Bahkan menurut buku panduan praktis pelayanan kontrasepsi terbitan BKKBN Jawa Barat, kontrasepsi tubektomi ini dapat mengurangi resiko terkena kanker ovarium (kanker rahim).

 

Keterbatasan:

  1. Metode ini merupakan metode kontrasepsi permanen yang tidak dapat dipulihkan kembali, kecuali dengan operasi rekanalisasi
  2. Anda mungkin akan menyesal di kemudian hari karena memilih metode ini. Ini bisa terjadi jika anda belum memiliki keyakinan yang benar-benar mantap memilih metode ini.
  3. Akan mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan jangka pendek setelah dilakukan pembedahan
  4. Risiko komplikasi dapat meningkat jika dilakukan anestesi umum
  5. Dibutuhkan dokter spesialis ginekologi atau dokter spesialis bedah jika yang dilakukan adalah proses laparoskopi
  6. Tidak dapat melindungi anda dari infeksi menular seksual, termasuk HIV/AIDS.

Heup… saya potong di sini yaaa. Masih ada bagian ke tiga kok, hehehe.

Semoga bermanfaat. (HS)

disarikan dari berbagai sumber.

About these ads
Explore posts in the same categories: Alat dan metode kontrasepsi, Penyuluhan

Tags: , , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

47 Comments on “Tentang Tubektomi (2)”

  1. Bunda Nina Says:

    Pak, boleh nanya ya.. Saya sudah tubektomi sekitar 8 bulan lalu waktu melahirkan anak keempat secara caesar karena riwayat caesar terus. Bulan ini haid saya terlambat sekali, tetapi belum saya tes. Khawatir juga jadinya. Apakah ada kemungkinan kegagalan dalam tubektomi, misalnya karena kesalahan saat pengikatan? Apakah ada kemungkinan lepas atau tersambung kembali? Terima kasih jawabannya pak..

    • hadisome Says:

      salam bunda nina…
      kemungkinan kegagalan dalam tubektomi ada, tapi peluangnya sangaattt kecil sekali. namanya rekanalisasi. namun kejadiannya sangat2 langka.
      mengenai keterlambatan haid: menurut satu literatur yang saya baca, ada kemungkinan tubektomi berpengaruh pada sistem hormon yg mempengaruhi haid, namun ini terjadi pada tubektomi cara2 lama. untuk kemungkinan hamil, akan terjadi jika sebelum dilakukan proses tubektomi, anda sudah positif hamil namun tidak terdeteksi.,
      saya sarankan anda untuk memeriksakan diri ke spesialis kandungan, sekalian kontrol pasca operasi tubektomi anda.
      semoga jawaban ini membantu memberi gambaran…

      • Aswita Asri Says:

        Terima kasih jawabannya Pak. Alhamdulillah sy kemarin tidak jadi hamil. Waktu itu saya cek pake testpack, hasilnya positif. Di dokter, dicek lagi pake testpack juga positif. Tapi waktu di USG tidak terlihat. Setelah terlambat hampir dua puluh hari, eh haidnya keluar. Kenapa ya waktu ditestpack hasilnya bisa positif?

      • hadisome Says:

        Wah gataau jg bu, kenapa ya? Hehehe
        Test pack itu kan alat buatan manusia, jd ya bisa aja salah hehehe…

    • ibu wuri Says:

      Halo bu nina,bu sy jg akan caesar keempat dan steril,krn sgt jarang sy skrg merasa takut sekali..maaf sy mau ty ke ibu nina bgmn rasa caesar keempat ini plus steril apakah spt yg ketiga ya bu?apakah biasa spt sebelumnya?trima kasih atas jawabannya ya bu.

      • hadisome Says:

        mudah2an bu nina mampir dan menjawab pertanyaan ibu wuri ya. sehingga disini bisa saling sharing juga.
        silakan bu nina, di jawab :)

      • Aswita Asri Says:

        Salam Bu Wuri, pengalaman saya caesar pertama, kedua, ketiga, dst sama saja bu, malah saya lebih tegang waktu caesar pertama. Yang penting kesiapan fisik dan mental. Fisik harus prima bu (hb, tekanan darah dan sebagainya). Untuk kesiapan mental, bagusnya pemasrahan diri kepada Tuhan bu. Supaya tidak kebawa takut dan stress :-)
        Mudah-mudahan lancar ya bu caesarnya


  2. […] Tentang KB Keluarga Berencana, Keluarga Berkualitas « Tentang Tubektomi (2) […]

  3. Erni Islami Damayanti Says:

    Selamat Pagi , yg ingin sy tanyakan..sy sdh 7 thn menjalani tubektomi dan selama ini aman2 sj tp skr sy mengalami keterlambatan menstruasi sdh 1 bln,usia sy 45 thn, sy khawatir terjadi kehamilan krn sy perhatikan ada perubahan dlm bentuk tubuh dan terkadang mual di pagi hr ,apa mngkn terjadi kegagalan dok

    • hadisome Says:

      Pagi juga bu erni.
      Jika melihat usia dan juga lamanya anda di tubektomi, kemungkinan gagalnya kecil. Di usia 45 ke atas, seorang perempuan memasuki fase pre menopouse dimana salah satu cirinya adalah haid yang mulai tidak teratur. Saya menduga ada kemungkinan anda sedang berada di fase itu.
      Namun tidak ada salahnya anda periksa ke dokter kandungan untuk memastikan. Mudah2an saja bukan gejala hamil yaaa

  4. Erni Islami Damayanti Says:

    terimakasih informasinya

  5. tini Says:

    pagi pak, saya mau tanyak saya udah tubektomi selama 5 tahun. tubektomi saya model ikat potong,jadi sekarng saya pengen hamil lagi,kalau model ikat potong itu apa bisa di sambung lagi pak? terima kasih atas jawabannya pak

    • hadisome Says:

      Siang bu
      Untuk metode tubektomi yg dipotong ikat gitu, peluang terjadinya rekanalisasi lebih kecil ketimbang yg hanya diikat saja. Jd kemungkinan bisa hamil laginya jauh lebih kecil peluangnya…

      Tapi sekarang kan ilmu kedokteran udah maju, siapa tau ada metode tertentu yg bisa menyambungkannya…


  6. terima kasih infonya….
    bs untuk bahan seminar…
    update terus ya….


  7. kalau boleh tahu program MOW atau tubektomi udah masuk program KB nasional??
    kalau bidan sejauh mana wewenang nya dalam hal ini??

    • hadisome Says:

      Sudah masuk mbak. Ini jd bagian program KB nasional sudah sejak lama.
      Mengenai kewenangan bidan, kayaknya bidan tidak berwenang melaksanakan operasi tubektomi, mengingat metode ini menggunakan operasi, jd yg melaksanakannya adalah dokter spesialis.
      Trims sudah berkunjung (•͡˘˛˘ •͡)

  8. petrada onansia farida Says:

    saya ingin steril,namun sdh terlambat haid 4 hari dn positif hamil

  9. binti Says:

    pak mau tanya,,,,
    kalo tubektomi kan tubanya di ikat atau di potong,,,
    terus sel telurnya lari kemana pak???
    apakah wanita yang berKB tubektomi juga haid???
    gimana prosesnya????
    trimakasih……

    • hadisome Says:

      Halo bu Binti
      Sel telurnya kemana? Dia akan tereduksi kembali dan zat2nya tergabung kembali menjadi protein tubuh.
      Yg berKB tubektomi akan tetap haid karena sesungguhnya haid itu adalah peluruhan dinding rahim. Jadi setiap bulan dinding rahim yg menebal itu akan meluruh. Untuk lebih lengkapnya bisa ibu baca pada bab sistem reproduksi perempuan.

      Salam

  10. Desy Says:

    selamat malam,info yang anda berikan sangat membantu sy krn sy berencana utk tubektomi stelah melahirkan anak sy yg ke-3 krn dr anak pertama sy udh caesar,umur sy 27,rencana tubektomi yg diikat.Kira2 kpn sy kontrol tubektomi yg pertama dan slanjutny?trus apa ada komplikasi pasca caesar dan tubektomi?trimaksh

    • hadisome Says:

      Halo bu Desy
      Anda sudah mantap tidak ingin punya anak lagi kah? Kalo memang sudah mantap silakan konsultasikan dg dokter yg selalu meriksa kehamilan anda, minta agar ketika caesar ananti, langsung sekalian di steril.
      Jarang ada yg mengeluhkan komplikasi pasca caesar dan tubektomi

      Trims

  11. kaLHISE Says:

    hampir 5 thn ber- steril ikat potong dan kini ingin nambah lagi momongan d mana y tempatnya unt melakukan oprasi rekanalisasi? n sekitar berapa biayanya?

  12. Wenny Says:

    Pak mau tanya, sy sudah mjalani tubektomi (potong ikat) setelah kelahiran anak ke3 bersamaan dgn Sc 5bln lalu. Pd bln ptama dan kedua haid sy deras lancar dgn wkt yg singkat.namun dbln ke 3 dan ke4 haid sy cm dikit sj. Skrg bln ke5 haid sy tlambat 5hr,kmudian sy tes hasil negatif. Yg sy tanya: apakah kehamilan sdh terdeteksi pd saat keterlamatan haid dgn wkt 5hr tsb? Apakah ini pengaruh dr tubektomi yg sy jalani (biasanya siklus haid sy normal) shg siklus haid mjd berubah? Biasanya tubektomi dgn cr ikat potong itu ujung bekas potongannya itu apa masih bisa dilewati sperma,shg menyebabkan khamilan? Ohya sy ptama kali menstuasi pd umur 10thn dan skrg sy sdh 34thn. Sekian Terima kasih

    • hadisome Says:

      setau saya, jika ikat potong, resiko kehamilannya sangat kecil sekali. ibarat selang yang dipotong kemudian diikat oleh tali, dia tidak akan bisa terlewati air dr kran kan? nah kurang lebih seperti itu analoginya.

      kemungkinan keterlambatan haid anda bisa disebabkan banyak faktor, diantaranya masa menyusui (ASI eksklusif), asupan makanan, aktivitas, juga tingkat stres. itu semua mempengaruhi sekresi hormon progesteron-estrogen sehingga memberikan pengaruh pada siklus haid.

  13. Huen Says:

    Doketr mau tanya, bagimana kalau melakukan operasi agar bisa hamil kembali, dan apakah bisa berhasil serta efek samping nya. makasi dokter…

    • hadisome Says:

      operasi rekanalisasi memang bisa dilakukan, namun tingkat keberhasilannya belum begitu besar.
      saran saya sih pembuahan di luar rahim saja… (kayak bayi tabung gitu)

  14. intan Says:

    dokter saya mau tanya, apakah pengikatan pada tuba dapat mempengaruhi hormonal, seperti penurunan libido, kulit akan berkurang kelembabannya, dsb. mohon informasinya dok, terima kasih.

    • hadisome Says:

      berikut jawaban dr.Handy Intan, SpOG:
      sama sekali tidak, karena tuba hanya saluran lewatnya sel telur. beda kalau indung telur (ovarium) yang diangkat keduanya maka ada perubahan hormon seperti sudah terjadi menopouse. Jika indung telur cuma diangkat satu maka tetap tidak ada perubahan hormonal apa-apa.

      trims


  15. Dok mau tanya kalau KB seteril potong ikat kalau mau di operasi lagi untuk mendapatkan keturunan apa bisa mohon dijelaskan dok, kira kira biayanya nyampe berapa dok untuk elakukan operasinya. terimakasih

    • hadisome Says:

      menurut teori sih seharusnya bisa,
      tapi pada kenyataannya susah katanya…

      tentang biaya, saya kurang tau. coba baca di kolom komen saya pernah menyertakan nama dokter berikut alamat yg melakukan rekanalisasi tersebut

  16. Susilowati Says:

    Dokter, saya seorang ibu dengan usia 50 tahun, 15 tahun lalu setelah saya melahirkan anak ke dua saya memutuskan untuk melakukan sterilisasi (tubektomi) dengan memotong dan ikat di satu saluran telur (tuba folopi) dan di satu saluran telur yang lain dengan ikat saja dengan harapan suatu hari saya masih ada kemungkinan untuk hamil lagi. Bulan ini saya tidak haid (mungkin terlambat?), yang saya tanyakan apakah dengan terlambatnya haid saya ini tanda bahwa saya sedang hamil dokter? apakah mungkin saya hamil dokter? apakah ada kemungkinan sperma bisa masuk melalui saluran yg diikat tersebut dan membuahi sel telur karena selama 15 tahun aman saja saya tidak pernah mengalami keterlambatan haid yg berarti? apakah ada kemungkinan ikatan di saluran telur itu bisa lepas dokter setelah 15 tahun?. Kalau ikatan itu bisa lepas apa penyebabnya dokter?
    Demikian pertanyaan saya, terima kasih atas penjelasannya nanti

    • hadisome Says:

      ibu,
      untuk usia ibu, masa haid akan mulai tidak teratur, karena usia 49-50an bagi seorang perempuan adalah usia dimana akan mengalami menopouse, yaitu masa dmn haid anda berhenti sama sekali.
      saya menduga ibu sudah masuk masa menopouse…

  17. Uwie Says:

    Dokter…
    usia saya 28 tahun, ketika melahirkan saya terpaksa di caesar karena janin saya belum mau masuk ke dalam panggul padahal sudah masuk bulan’y… ketika di check ternyata saya sudah masuk pembukaan 1, setelah 1 minggu kemudian saya check lagi ter’yta masih belum ada perubahan dan akhir’y saya di usg, posisi kepala janin saya saat itu miring dan bidan menyarankan untuk caesar karna tidak ada jalan lain… saya sangan sedih saat itu, karena saya ingin sekali melahirkan dengan normal. terpaksa akhirnya proses melahirkan saya caesar, pada saat caesar tim doktermengalami hambatan karena pada saat itu HB darah saya rendah dan saya hampir mengalami pendarahan dan inveksi rahim. Dokter memberi saran agar rahim saya di angkat agar tidak terjadi apa2 dengan saya, tp kel besar saya bersi keras agar tidak terjadi pengangkatan rahim… akhirnya jalan 1-1’y yg di lakukan tim dokter adalah mengikat rahim saya. yang ingin saya tanyakan adalah, apa saya masih bisa hamil lagi setelah pengikatan rahim di lakukan, lalu bagaimana jika saya ingin hamil lagi… apa harus membuka dahulu ikatan tersebut dan apa harus operasi lagi. Mohon jawabannya ya dok… terima kasih :)

    • hadisome Says:

      Mbak Dwie, ini yang menjawab saya pemilik blog (yang bukan dokter).
      saya turut prihatin ya. tapi percayalah, proses persalinan Caesar itu yang terbaik demi menyelamatkan ibu dan anak. yang penting sekarang ibu selamat dan bayi lahir sehat.
      mengenai pengikatan, yang diikat adalah tuba falopii atau saluran telur. ada dua saluran telur, yaitu sebelah kanan dan sebelah kiri. jika yang diikat hanya satu (kanan saja, atau kiri saja) maka kemungkinan untuk hamil masih ada. tapi jika yang diikat dua duanya, maka kemungkinan untuk hamil hampir tidak ada kecuali dengan proses bayi tabung.
      membuka ikatan tersebut juga bisa, namun masih jarang yang berhasil. Klinik2 yang menyediakan layanan seperti itu pun masih terbatas, kalau tidak salah baru ada di jakarta.
      sekarang, menurut saya, pastikan dulu apakah saluran yang diikat itu hanya satu atau dua-duanya?
      salam :)

  18. nabila Says:

    saya mu tanyakan gimana caranya memastikan metode tubektomi nya di ikat ato di potong,,trim

  19. nabila Says:

    saya melakukan tubektomi 2 thun yg lalu,,dan saya tdak mengetahui secara pasti metode yg di gunakan itu diikat ato di potong ,bagaimana cara memastikannya?dan saya ingin hamil lagi..cra apa yg harus di lakukan

    • hadisome Says:

      paling ditanyakan ke dokter yang dulu mengoperasi…
      kalo ingin hamil lagi, rada susah ya, karena harus melalui proses rekanalisasi.
      tapi jangan khawatir karena teknik bayi tabung sudah canggih, bisa pakai metode tersebut.
      salam

  20. wahyu Says:

    Halo, saya sedang hamil anak ke 3. Usia 29 th. Riwayat kelahiran ke dua anak sebelumnya caesar. Rencana tidak mau menambah momongan, malah kecolongan juga, karena stop KB dan menggunakan Kondom. Stop KB karena mengalami pendarahan saat menggunakan KB suntik 1 bulan sekali th 2007 dan pendarahan kembali saat penggunaan KB pil 2012. Ada rencana Steril tapi masih mencari rumah sakit yang mengijinkan. keinginan steril juga didorong karena usia suami yang cukup jauh, 45 tahun. Dengan pertimbanga tersebut apakah ada Dokter yang mau melakukan steril untuk saya?

    • hadisome Says:

      usianya masih terlalu muda. coba dipikirkan baik2. saran saya, jika anda bersalin secara caesar lagi, langsung saja dipasangi IUD, dengan syarat sebelumnya dikonsultasikan dulu ke dokter yang akan mengoperasi anda.
      salam

  21. Erni c Says:

    Mlm pak,sy mw tanya.kta org stril ikat bs lepas.apa itu bnar? Sy tkut hmil lgi pak,krna 5 hr lagi juga mw Cesar yg ke 3x.kl streril potong kta yg udh lakuin mempengaruhi hub intim,berasa tdk ada kenikmatan saat hub suami istri.jd sy bingung pak.lgi pula umur sy bru 24 th pak.mohn jawabannya pak.trims

    • hadisome Says:

      ah, kata siapa? ngikatnya juga bukan pake tali rafia kok bu hehehehe…. ini metode sudah dilaksanakan lama, dan belum pernah ada informasi ikatannya lepas hehehe…
      waduh, umur 24 mau disteril? saya kira mending pake kb cara lain dulu bu…
      salam

  22. bunda raffasya Says:

    pak saya mau tanya saya ikut kb tubektomi selama 1,5 thn tapi kenapa belum juga haid sama sekali?kenapa ya pak?

    • hadisome Says:

      ibu stres ngga pasca tubektomi? stres juga mempengaruhi haid loh.
      coba ibu konsultasikan ke dokter terlebih dahulu, karena sepengetahuan saya, tubektomi itu tidak mengganggu siklus haid.
      trims


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,154 other followers

%d bloggers like this: