Tentang KB Pria 3 – Vasektomi

Vasektomi merupakan upaya untuk menghentikan fertilitas. Seperti yang dituliskan di atas, metodenya menggunakan operasi kecil dan hanya berlangsung sebentar. Ketika seorang pria memilih untuk melaksanakan vasektomi, maka dia harus memenuhi persyaratan-persyaratannya.

Hampir sama dengan tubektomi, persyaratan vasektomi juga mengharuskan calon akseptor sudah berusia di atas 30 tahun, dengan jumlah anak lebih dari dua. Hal ini dikarenakan vasektomi juga merupakan metode permanent yang menyebabkan kemandulan.

Perlu diingat, vasektomi ini tidak mempengaruhi hormon pria. Tidak berpengaruh juga terhadap gairah dan kemampuan seksual. Hal lainnya yang perlu diingat adalah jika sudah dilaksanakan prosedur operasi, maka anda ataupun suami harus tetap menggunakan salah satu alat kontrasepsi mengingat spermatozoa masih ada dalam saluran vesikula seminalis. Setelah  melewati 15-20 ejakulasi, itu artinya cairan yang keluar sudah tidak lagi mengandung sel sperma.

Catatan lainnya, jika seorang pria sudah melaksanakan operasi vasektomi, maka yang harus diperhatikan adalah catatan-catatan berikut:

  1. Band aid (penutup luka bekas operasi) jangan dulu dibuka hingga minimal 3 hari
  2. Luka yang sedang dalam masa penyembuhan jangan ditarik-tarik apalagi digaruk
  3. Usahakan daerah yang dioperasi tetap kering
  4. Mandi diperbolehkan setelah 24 jam pascaoperasi dengan catatan daerah bekas operasi tetap kering
  5. Hindari mengangkat barang berat atau bekerja keras pada 3 hari pertama setelah operasi
  6. Boleh bersenggama setelah 2-3 hari pascaoperasi, namun disarankan untuk menggunakan kondom terlebih dahulu. Dikhawatirkan sel sperma yang berada di bagian luar saluran yang diikat tersebut, masih aktif
  7. Jika ada nyeri, minumlah obat antinyeri atau obat analgesik, serta konsultasikan kepada dokter yang melakukan operasi.

Lantas, di manakah bisa diperoleh pelayanan vasektomi? Biasanya beberapa rumah sakit atau puskesmas menyediakan pelayanan semacam ini.

Sebenarnya, Mariska Lubis (seorang konsultan seks dan relationship) pernah menuliskannya di blog kompasiana. Namun, karena bahasan kali ini adalah tentang  metode kontrasepsi pria, maka saya mencoba untuk merangkum apa yang pernah Mariska tuliskan.

Berikut adalah tulisan Mariska Lubis yang sengaja saya kutipkan disini:

Banyak pria yang menganggap vasektomi sama dengan dikebiri. Mungkin karena kurangnya pengetahuan tentang hal ini. Kalau dibandingkan dengan pengetahuan tentang alat Keluarga Berencana yang lain, sepertinya vasektomi yang paling jarang diungkap. Ditambah lagi kebanyakan perempuan yang ogah banget suaminya divasektomi.  “Nanti bebas, dong, main sana main sini!!! Kan, nggak bisa punya anak dari selingkuhan?! Mereka pasti merasa lebih aman.” Hehehe… jadi aja… salah kaprah!!!”

Untuk anda yang ketakutan dan meyakini mitos bahwa  divasektomi sama dengan dikebiri, maka mulai sekarang anda harus mengenyahkan jauh-jauh pemikiran tersebut. Karena vasektomi bukanlah dikebiri.  Pada dasarnya vasektomi itu adalah proses pengikatan saluran vas deferens. Saluran ini adalah saluran untuk menyalurkan sel sperma. Dengan terikatnya saluran vas deferens, maka cairan yang keluar sudah tidak lagi mengandung sel sperma.

ilustrasi vasektomi. bagian yg dipotong itu, sekarang hanya diikat saja. (foto dari http://www.urologyhealth.org)

Tidak perlu takut bahwa anda tidak bisa ‘keluar’, tetap keluar kok. Cuma, yang keluar sudah tidak berisi lagi hehe. Seperti yang pernah kita pelajari dalam bab sistem reproduksi dalam pada pelajaran biologi semasa SMA, saluran reproduksi pria memproduksi cairan lain selain sel sperma.

Saya analogikan bahwa vas deferens itu adalah selang air yang mengalirkan air dari kran, dan sel sperma adalah air yang berasal dari kran.  Jika selang tersebut kita pencet, maka air tidak akan keluar bukan? Air akan tersumbat di bagian yang terpencet tersebut. Nah prinsip sederhana vasektomi adalah seperti itu. Sel sperma tidak akan sanggup melewati bagian yang sudah diikat tadi, sehingga ketika cairan yang dikeluarkan sudah tidak berisi sel sperma. akibatnya, tidak bisa lagi membuahi sel telur perempuan.

Prosesi operasi pengikatan saluran vas deferens tidak memakan waktu lama. Tidak lebih dari 30 menit untuk proses pengikatannya. Berikut adalah tulisan dari Mariska Lubis yang sengaja saya kopikan disini supaya anda bisa mengetahui tentang keadaan pasca operasi vasektomi:”Operasi vasektomi juga tidak memakan waktu lama, kok! Paling-paling hanya 15 menit saja. Sakit? Sedikit!!! Masa nggak tahan?! Lebih sakit disunat kali?! Bekasnya juga sangat kecil dan hampir-hampir tidak kelihatan. Pengaruh terhadap kejantanan??? Nggak ngaruh, dong! Cuma harus puasa saja dua minggu sampai lukanya benar-benar sembuh. Bentar, kan?

Saya sengaja memberi garis bawah pada kalimat terakhir sebagai penekanan bahwa vasektomi tidak akan berpengaruh terhadap kejantanan seorang pria. Setelah dilakukan operasi vasektomi, seseorang harus ‘berpuasa’ untuk tidak berhubungan seks terlebih dahulu karena dikhawatirkan jika melakukan hubungan suami istri, maka sel-sel sperma yang tersisa di bagian yang tidak terikat akan membuahi sel telur sang istri.

Sebenarnya divasektomi tidak se-menakutkan yang dibayangkan. Buktinya, menurut data Badan KB dan pemberdayaan perempuan  Kabupaten Cianjur,  saja sudah ada 6.179 pria yang telah divasektomi yang tersebar di seluruh wilayah Cianjur. Dan sampai saat ini kondisi mereka baik-baik saja.

Jadi, untuk anda para suami yang sangat peduli dan sayang terhadap istrinya. Silahkan pertimbangkan masak-masak untuk menjadi akseptor KB aktif. Karena kepedulian anda adalah tanda sayang anda.

Bersambung (HS)

271222011

About these ads
Explore posts in the same categories: Alat dan metode kontrasepsi, Penyuluhan

Tags: , , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

15 Comments on “Tentang KB Pria 3 – Vasektomi”

  1. saya Says:

    kalau perempuan masih bisa ber-KB mengapa musti laki-laki, karena KB perempuan tidak menyebabkan kemandulan sedangkan KB laki-laki meenyebabkan kemandulan, seandainya isterinya meninggal sedangkan usianya masih relatif muda mendapatkan gadis yang pingin punya anak gimana dong…..??? emang gak boleh….. ???

    • hadisome Says:

      kalo perempuannya alergi thd obat, apa laki2 nggak mau berkorban untuk orang yang dicintainya?
      kalopun gak mau mandul, masih ada alternatif lain kok, selain vasektomi,masih ada kondom. next time, bbrp taun ke depan malah ada kb pria.
      so, ada masalah kah???

  2. Sherlyta Says:

    Klo misalkan laki-laki .di vasektomi,dan tudak mengeluarkan sperma,,apkah sperma akan tertampung d.testis ,dan akan menumpuk ? Saya bingung,,,tmimakasih

    • hadisome Says:

      tetap sperma diproduksi, tapi dia tidak menumpuk karena dia akan ‘mati’.
      sementara cairan semen (yg menyertai sperma ketika berejakulasi) tetap akan keluar

  3. Sherlyta Says:

    Klo misal menggunakan vasektomi,klo yg keluar tdk mengadung sperma,dan pasti y kn sperma memproduksi dan saat d.keluarkan,,,terhambat krna pemotong tsbt,,,dan apkah akan menumpuk sperma it d.testis,,,,trimakasih

  4. Admin Says:

    pergerakan pertumbuhan masyarakat sangat penting. ayo kita jaga bersama yuk :)

  5. warm Says:

    tetep mas hasil modif akan menjadi masalah ntar, mending yg ori

  6. rachman Says:

    bagai mana dengan sel sperma yg mati itu? apakah akan tetap menumpuk di testis. apakah tidak mengganggu kesehatan?

  7. didik temon Says:

    apakah bisa vasektomi dikembalikan seperti semula

  8. Greg Says:

    Pria ber-KB? kenapa tidak? vasektomi? itu pilihan. Banyak pilihan ber-KB dan itu pilihan yg harus diputuskan dan dipilih bersama pasangan, termasuk pilihan untuk tidak ber-KB. Orang lain mau ber-KB silahkan, tidak ya juga silahkan. Tapi saya peduli istri, peduli keluarga dan peduli negara. Hidup KB pria

    • hadisome Says:

      sip pak… kalo tidak ada keperdulian dan partisipasi terhadap KB, ledakan penduduk akan menjadi ancaman di kemudian hari… terimakasih atas partisipasi pak Greg :)
      salam


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,152 other followers

%d bloggers like this: