Posted tagged ‘kb pria’

Tentang KB Pria (4-Habis) – Kondom

30/12/2011

Sebelumnya, saya sudah menulis 3 tulisan mengenai KB Pria. anda silakan scroll ke bawah, ada tiga judul tulisan Tentang KB Pria. Nah, sebelum tutup tahun 2011, saya akan menyelesaikan PR yang tertunda yaitu menyelesaikan tulisan penutup tentang KB Pria.

Sebenarnya, ada satu lagi KB untuk Pria selain vasektomi dan kondom yang akan dibahas hari ini. KB Pria ketiga adalah Pil KB Pria. Namun khusus untuk pil KB, saat ini masih dalam penelitian di universitas Airlangga Surabaya. Anda bisa membacanya dengan klik tautan ini.

Nah, saat ini saya ingin menuliskan tentang kondom. saya juga sebenarnya pernah menuliskan tentang kondom di blog ini. Namun, ada baiknya saya upload ulang tulisan tentang kondom ini.

Kondom sebagai alternatif KB pria - ilustrasi: doc HS

Kondom (more…)

Tentang KB Pria 3 – Vasektomi

27/12/2011

Vasektomi merupakan upaya untuk menghentikan fertilitas. Seperti yang dituliskan di atas, metodenya menggunakan operasi kecil dan hanya berlangsung sebentar. Ketika seorang pria memilih untuk melaksanakan vasektomi, maka dia harus memenuhi persyaratan-persyaratannya.

Hampir sama dengan tubektomi, persyaratan vasektomi juga mengharuskan calon akseptor sudah berusia di atas 30 tahun, dengan jumlah anak lebih dari dua. Hal ini dikarenakan vasektomi juga merupakan metode permanent yang menyebabkan kemandulan.

Perlu diingat, vasektomi ini tidak mempengaruhi hormon pria. Tidak berpengaruh juga terhadap gairah dan kemampuan seksual. Hal lainnya yang perlu diingat adalah jika sudah dilaksanakan prosedur operasi, maka anda ataupun suami harus tetap menggunakan salah satu alat kontrasepsi mengingat spermatozoa masih ada dalam saluran vesikula seminalis. Setelah  melewati 15-20 ejakulasi, itu artinya cairan yang keluar sudah tidak lagi mengandung sel sperma.

Catatan lainnya, jika seorang pria sudah melaksanakan operasi vasektomi, maka yang harus diperhatikan adalah catatan-catatan berikut:

  1. Band aid (penutup luka bekas operasi) jangan dulu dibuka hingga minimal 3 hari
  2. Luka yang sedang dalam masa penyembuhan jangan ditarik-tarik apalagi digaruk
  3. Usahakan daerah yang dioperasi tetap kering
  4. Mandi diperbolehkan setelah 24 jam pascaoperasi dengan catatan daerah bekas operasi tetap kering
  5. Hindari mengangkat barang berat atau bekerja keras pada 3 hari pertama setelah operasi
  6. Boleh bersenggama setelah 2-3 hari pascaoperasi, namun disarankan untuk menggunakan kondom terlebih dahulu. Dikhawatirkan sel sperma yang berada di bagian luar saluran yang diikat tersebut, masih aktif
  7. Jika ada nyeri, minumlah obat antinyeri atau obat analgesik, serta konsultasikan kepada dokter yang melakukan operasi.

Lantas, di manakah bisa diperoleh pelayanan vasektomi? Biasanya beberapa rumah sakit atau puskesmas menyediakan pelayanan semacam ini.

Sebenarnya, Mariska Lubis (seorang konsultan seks dan relationship) pernah menuliskannya di blog kompasiana. Namun, karena bahasan kali ini adalah tentang  metode kontrasepsi pria, maka saya mencoba untuk merangkum apa yang pernah Mariska tuliskan.

Berikut adalah tulisan Mariska Lubis yang sengaja saya kutipkan disini:

Banyak pria yang menganggap vasektomi sama dengan dikebiri. Mungkin karena kurangnya pengetahuan tentang hal ini. Kalau dibandingkan dengan pengetahuan tentang alat Keluarga Berencana yang lain, sepertinya vasektomi yang paling jarang diungkap. Ditambah lagi kebanyakan perempuan yang ogah banget suaminya divasektomi.  “Nanti bebas, dong, main sana main sini!!! Kan, nggak bisa punya anak dari selingkuhan?! Mereka pasti merasa lebih aman.” Hehehe… jadi aja… salah kaprah!!!”

Untuk anda yang ketakutan dan meyakini mitos bahwa  divasektomi sama dengan dikebiri, maka mulai sekarang anda harus mengenyahkan jauh-jauh pemikiran tersebut. Karena vasektomi bukanlah dikebiri.  Pada dasarnya vasektomi itu adalah proses pengikatan saluran vas deferens. Saluran ini adalah saluran untuk menyalurkan sel sperma. Dengan terikatnya saluran vas deferens, maka cairan yang keluar sudah tidak lagi mengandung sel sperma.

(more…)

Tentang KB Pria (2) – Proses Pembentukan Sperma

06/12/2011

KB pria - ilustrasi: doc HS

Dalam sebuah kesempatan pembinaan ketahanan keluarga bagi kelompok remaja, saya bersama seorang atasan saya melakukan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja kepada lima orang pengurus PIK Remaja di salah satu desa di kota tempat tinggal saya. Kami sedikit bercerita tentang sistem reproduksi pria terutama mengenai kapan sel sperma mulai diproduksi.

Ketika seorang pria memasuki masa akil baligh, maka dia sudah mulai memproduksi sel sperma. Pada masa-masa ini, seorang remaja hendaknya mulai memahami perannya sebagai laki-laki dengan tidak melakukan gaya hidup bebas ala anak muda kota besar. Pada masa-masa remaja inilah seorang laki-laki akan mulai mengalami perubahan sekunder pada tubuhnya.

Bagaimana sih sebenarnya proses pembentukan sperma itu? hmm, nama ilmiah proses pembentukan sperma itu disebut sebagai spermatogenesis. (pada perempuan oogenesis yaitu pembentukan sel telur). Ada beberapa step atau tahapan dalam pembentukan sperma tersebut.  Akan saya sedikit ceritakan berdasarkan pengetahuan yang saya miliki.

Spermatogenesis terjadi di testis. Tepatnya pada sebuah tempat bernama tubulus seminiferus. Sekilas tentang tubulus seminiferus, dindingnya terdiri dari jaringan ikat dan jaringan epitel germinal atau jaringan epitel benih yang berfungsi pada saat pembentukan sperma. Kumpulan tubulus seminiferus tampak seperti pintalan-pintalan dan tersimpan dalam tempat bernama ruang-ruang testis atau diistilahkan lagi menjadi lobulus testis. Ada sekitar 250 lobulus dalam satu buah testis. Jaringan epitel germinal atau jaringan epitel benih yang terdapat dalam tubulus seminiferus dibentuk dari sel epitel germinal. Sel-sel inilah yang disebut spermatogonia. Spermatogonia inilah yang terus menerus membelah diri. Nah sebagian dari spermatogonia ini berdiferensiasi melalui proses tertentu menjadi sel sperma.

ilustrasi spermatogenesis atau pembentukan sperma (diambil dari gametorief.blogspot.com)

(more…)

Tentang KB Pria (1) – Sistem Reproduksi Pria

28/11/2011

kondom, salah satu metode KB untuk kaum pria (doc HS.2011)

Jika selama ini tulisan yang saya upload lebih banyak memberikan informasi seputar KB untuk perempuan, kali ini saya coba ketengahkan KB untuk pria. Sebenarnya hal ini sudah saya informasikan sekilas di sini. Namun ada baiknya saya sajikan lagi kepada anda, siapa tau memang banyak yang membutuhkan informasi ini. saya hanya melengkapi apa yang sudah anda temukan di google.

Saat ini baru dua saja metode kontrasepsi bagi kaum pria. Adalah MOP (metode operasi pria) atau lebih dikenal dengan istilah vasektomi, dan kondom. Keduanya saat ini masih menjadi andalan bagi kaum pria yang sudah concern dengan program KB. Namun beberapa masa ke depan, akan ada metode baru bagi kaum pria yaitu pil KB pria.  Mengenai pil KB pria ini, pihak peneliti dari UNAIR sedang melaksanakan finishing research sehingga kita tinggal menunggu saja peluncuran metode KB tersebut.

Sebelum membahas beberapa cara mengenai metode KB Pria ini, ada baiknya anda memahami terlebih dahulu sistem reproduksi pria.

Sistem reproduksi pria merupakan sistem yang memproduksi sel sperma yang akan membuahi sel telur untuk membentuk keturunan.

Yang akan kita bicarakan dalam sistem reproduksi pria dalam catatan ini meliputi organ reproduksi pria, proses pembentukan sperma, dan seputar hormon pada pria. Mengenai organ reproduksi, akan dibahas lebih awal karena selain sebagai pembuka catatan lainnya, juga agar anda para pembaca lebih mengetahui apa dan bagaimanakah organ reproduksi pria tersebut. (more…)

Kontrasepsi Pria Dari Ekstrak Gandarusa

01/10/2011

tanaman Gandarusa (picture search by google.co.id)

Selamat datang bulan oktober… dan kabar gembira untuk anda para akseptor KB pasangan usia subur yang sedang menjalankan program penjarangan kehamilan. Terutama untuk pasangan dimana pihak perempuan memiliki masalah tersendiri dengan alat kontrasepsi yang ada selama ini.

Saat ini tengah dikembangkan metode kontrasepsi bagi pria dari ekstrak tanaman Gandarusa.

Adalah salah seorang peneliti dari universitas Airlangga Surabaya, Drs. Bambang Prayogo, Apt. yang meneliti khasiat dari tanaman Gandarusa dan pengaruhnya sebagai kontrasepsi alami bagi pria. Penelitian Drs. Bambang tersebut merupakan penelitian lanjutan setelah sebelumnya Prof. Ir. Moeso S, dan Drs. Agus P  menemukan bahwa tanaman Gandarusa ini dimanfaatkan oleh masyarakat pedalaman Papua sebagai obat KB Pria.

(more…)

[OOT]: Header Baru… Tetap Biru

27/09/2011

Pembaca yang budiman, dan para akseptor sekalian..

setelah saya otak atik, dan mendapat masukan dari beberapa teman, akhirnya saya pilih header barunya seperti yang tampak seperti sekarang ini. saya hilangkan logo KB nya, dengan tetap menggunakan background berwarna biru.

Gambar dalam header di atas adalah alat kontrasepsi IUD dengan tagline yang masih sama, TENTANG KB, keluarga berencana, keluarga berkualitas.

Enjoy your time, selamat membaca, semoga mata anda menjadi nyaman ketika berkunjung di blog saya. salam (HS)

Header lama

header baru yang akhirnya dipilih (HS)

Partisipasi Pria dan Kesetaraan Gender

22/12/2010

selama ini kaum perempuan lah yang menjadi subjek program KB - HS.2010

Sore ini saya sedang ngetwit bersama teman-teman. Tiba-tiba sebuah berita muncul di timeline saya yang berasal dari twit media berita yang saya follow. Saya menjadi tertarik untuk membaca berita karena berita itu isinya seputar program KB.

Judul berita yang dimuat di situs berita antaranews.com itu berjudul “KB Pria mampu mewujudkan kesetaraan gender”.

Dalam berita tersebut tertulis pernyataan kepala BKKBN Pusat, Sugiri Syarief. Sugiri menyatakan bahwa Peningkatan partisipasi pria dalam Program KB dan Kesehatan Reproduksi adalah langkah yang tepat dalam upaya mendorong kesetaraan gender dan menyuksekan pencapaian pembangunan Milenium (MDGs) 2015.

Sugiri meneruskan pernyataannya bahwa kita tidak bisa menutup mata, selama kurun waktu 30 tahun keberhasilan program KB masih banyak didukung oleh peran wanita dalam penggunaan alat kontrasepsi. Pada tahun 2002 tercatat tingkat pemakaian kontrasepsi adalah 60,3 persen. Kontribusi pria terhadap angka itu hanya 1,3 persen yang terdiri dari kondom saja.

Selain itu, Sugiri juga menyatakan bahwa akses informasi dan akses pelayanan KB pria menjadi terbatas karena minimnya kualitas pelayanan yang belum sesuai harapan, terbatasnya pilihan cara dan metode KB pria yakni kondom dan MOP, serta rendahnya dukungan politis dan sosial budaya.

Memang belum banyak pilihan untuk para pria berkontribusi dalam KB. Hanya ada dua saja, kondom dan vasektomi. Selain hal di atas yang disebutkan Sugiri Syarief, kendala lainnya mengenai partisipasi pria terhadap program ini adalah rendahnya minat pria untuk ber-KB, serta kurang sadarnya para pria untuk berpartisipasi dalam program ini, seperti yang tertuang dalam tulisan saya sebelumnya.

“ Peningkatan partisipasi pria untuk ber-KB ini dapat mendukung peningkatan pencapaian kesetaraan gender.” Demikian Sugiri Syarif berpendapat tentang hubungan partisipasi KB Pria dan Kesetaraan gender.

Sugiri melanjutkan, ” Dalam MDGs isu pertumbuhan penduduk, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi tidak disebutkan secara eksplisit, namun banyak studi membuktikan MDGs tidak mungkin dicapai jika persoalan dasar kependudukan tidak ditangani dengan baik.”

Terkait dengan hal itu, ada sedikit berita yang membuat para praktisi KB tersenyum lebih lebar. Apa pasal?

BKKBN Pusat bekerja sama dengan Unair Surabaya dan PT Indofarma melaksanakan penanda tanganan nota kesepahaman atau MoU dalam bentuk kerjasama berupa penelitian, pengembangan, produksi, pemasaran, sosialisasi, dan distribusi kontrasepsi pria dari ekstrak daun Justicia gendarussa (daun gendarusa). Penanda tanganan ini terjadi sekitar akhir oktober lalu.

Semoga saja dengan dikembangkannya alat kontrasepsi untuk pria yang lain, selain vasektomi dan kondom, akan memberikan angin segar dalam peningkatan partisipasi pria dalam kesertaannya mengikuti program KB. Dengan begitu harapan tercapainya kesetaraan gender akan berakselerasi sesuai dengan tujuan MDGs 2015. (HS)

Kareyo, 22122010

 

sumber: antaranews.com


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,154 other followers