Posted tagged ‘KB’

Untuk Anda Yang Komen, Harap Sabar Ya…

14/11/2012

Dear pembaca yang sedang menunggu komen, mohon maaf ya kalo komennya belum terbalas.

Sebulan kemarin saya kena tipes, jadi saya nggak bisa membalas satu persatu komen-komen yang masuk. Saya hanya bisa memantau email-email notifikasi yang masuk ke handset saya yang berisi pertanyaan-pertanyaan dari ibu-ibu sekalian.

Ini saya sedang coba cicil ya jawab komennya. Pake sistem FIFO (First In, First Out) hehehe… jadi yang komennya baru-baru ini, belum langsung dijawab. Harap sabar, soalnya lumayan banyak hehehe…

Sekian

Ayo Ikut BKB….

08/10/2012

Saat ini di TV sedang sering diputar iklan yang dibintangi oleh artis Tessa Kaunang. Dalam iklan tersebut, Tessa memerankan seorang ibu yang memiliki anak yang berada dalam fase pertumbuhan. Kemudian Tessa mengajak para ibu untuk ikut BKB (Bina Keluarga Balita).

Berangkat dari iklan tersebut, saya jadi ada keinginan untuk menuliskan kembali mengenai BKB. Sebelumnya saya pernah menuliskan tentang BKB di sini,  juga mengenai aspek-aspek tumbuh kembang balita yang biasanya menjadi materi ajar BKB di link ini.  Nah, menyusul beberapa tulisan tadi, saya coba menuliskan kembali berdasarkan referensi yang saya punya. Sebagai informasi, saya mengambil referensi dari buku berjudul “Pengasuhan dan Pembinaan Tumbuh Kembang Anak” terbitan direkotrat pengembangan dan ketahanan keluarga – BKKBN tahun 2010.

Tessa Kaunang - Image by Google

Seperti yang diketahui bahwa usia balita merupakan periode paling kritis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia. Menurut para ahli, masa balita ini sering disebut juga dengan periode keemasan atau golden age. Pada periode inilah diperlukan pengetahuan dari orang tua mengenai perkembangan anak-anaknya. Pola tumbuh kembang anak bisa dipantau dengan membaca tulisan saya di link ini. Silahkan klik saja.

BKKBN sebagai lembaga yang concern dengan pembangunan keluarga Indonesia mempunyai program yang saat ini memang sedang gencar dikampanyekan baik melalui media televisi maupun radio. Program tersebut bernama BKB atau Bina Keluarga Balita. Program ini memiliki tujuan yang mulia yaitu meningkatkan peran orangtua (ayah dan ibu) serta anggota keluarga lainnya dalam pembinaan tumbuh kembang anak balita sesuai dengan usia dan tahap perkembangan yang harus dimiliki baik dalam aspek fisik, kecerdasan, emosional, maupun social agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang maju mandiri dan berkualitas (Sumber: Buku BKB-BKKBN; hal.1).

(more…)

Tiga Terlambat dan Empat Terlalu

25/04/2012

Semakin hari, pengunjung blog ini semakin ramai, tak pernah kurang dari 500 orang viewer per harinya. Saya jadi merasa berdosa karena beberapa minggu ini saya tidak mengupdate tulisan blog saya ini. Harap maklum saja ya, beberapa minggu ini saya menjalani masa transisi perpindahan tugas dari kantor lama ke kantor baru. Jadi saya lebih fokus ke pekerjaan di kantor lama agar cepat selesai sebelum saya pindah ke kantor baru di Bandung.

Dari aneka ragam tulisan saya yang bertema KB ini, rasanya saya belum pernah menuliskan apa yang tertera di judul ya? Tiga terlambat dan empat terlalu. Kalimat tersebut merupakan salah satu jargon yang dapat mengingatkan kaum perempuan agar lebih perduli dengan kesehatan reproduksinya.

Kalimat tiga terlambat dan empat terlalu ini sangat berkaitan erat dengan proses kehamilan dan persalinan. Seperti yang kita tahu, usia reproduktif seorang perempuan itu berkisar antara 15 tahun hingga 49 tahun. Atau bisa juga dikatakan selama perempuan tersebut masih mendapatkan masa haid. Ketika seorang perempuan pasangan usia subur menghendaki kehamilan, ada baiknya mengenali tiga terlambat dan empat terlalu tersebut.

Apakah tiga terlambat dan empat terlalu tersebut?

(more…)

7 Aspek Tumbuh Kembang Balita (Bag.4-Habis)

25/03/2012

Ini adalah bagian keempat dari empat seri tulisan saya mengenai Tujuh Aspek Tumbuh Kembang Balita. Bagian pertama, kedua, dan ketiga, bisa anda kik pada link berikut ini:

Bagian satu

Bagian dua

Bagian tiga

seperti yang saya tuliskan di bagian pertama, saya mengembangkan tulisan ini dari salah satu materi dari Balai Diklat BKKBN-Bogor.

Balita dan anak-anak... masa keemasan perkembangan otak manusia (HS-2010)

-hs-

Dalam menerapkan pendidikan pada bayi balita, anda harus memperhatikan tujuh aspek tumbuh kembang balita. Saya sudah menuliskannya di sini. Dalam memantau tumbuh kembang balita, sebagai orang tua, anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

(more…)

7 Aspek Tumbuh Kembang Balita (bag-2)

10/03/2012

lihatlah tanda-tanda perkembangan Balita anda - HS

Pada bagian pertama, saya sudah menuliskan bahwa dalam mendidik buah hati, diharapkan para orang tua dapat memantau perkembangan mereka melalui tanda-tanda umum yang mereka capai pada usia tertentu.

Secara garis besar, tanda-tanda tersebut terangkum dalam 7 aspek tumbuh kembang balita. Nah, pada bagian kedua ini, saya coba sedikit ulas apa saja pengertian dari ke-7 aspek tersebut.

Simak terus karena pada unggahan berikutnya, saya akan menayangkan ciri-ciri perkembangan balita secara spesifik berdasarkan ketujuh aspek tersebut.

-hs-

1.       GERAKAN KASAR ( GK)

Gerakan kasar merupakan aspek perkembangan balita dimana balita melakukan gerakan yang melibatkan sebagian besar otot tubuh dan biasanya memerlukan tenaga.

2.       GERAKAN HALUS ( GH )

Gerakan yang dilakukan oleh bagian tubuh tertentu saja, dan hanya melibatkan sebagian kecil otot balita. Si kecil pun tidak memerlukan banyak tenaga.

3.       KOMUNIKASI PASIF ( KP )

Komunikasi pasif meliputi kemampuan untuk mengerti isyarat dan pembicaraan dari orang lain.

(more…)

KB Bikin Mudik nggak Berabe

26/08/2011

Kemarin, ketika saya mendapat tugas ke ibukota, selintas saya melihat banner iklan raksasa di salahsatu sisi jalan tol. Banner iklan tersebut tidak terbaca utuh. Hanya dua kata saja yang sempat saya tangkap dan rekam ke dalam otak. KB dan Mudik.

Tampak tidak ada hubungannya ya? Hehehe, memang, jauh banget. Mudik itu kejadiannya ketika mau lebaran, sedangkan KB itu biasanya mulai dipilih setelah melahirkan dengan tujuan menjarangkan dan menunda kehamilan berikutnya.

Beberapa waktu lalu saya pernah mendapat protes secara khusus dari salah satu sahabat saya, katanya tolong dong kalo instansi KB bikini klan, mbok ya yang nyambung gitu. Saya hanya bisa tertawa saja karena memang iklan yang dia maksud dan dia lihat di salah satu ruas jalan tol cipularang itu agak maksa. Pun demikian dengan iklan yang saya lihat, agak maksa juga, tapi saya kira justru KB dan Mudik menjadi berhubungan.

mau mudik seperti ini? - HS.2010

Mudik atau pulang kampung biasanya menjadi  tradisi tahunan setiap keluarga yang merantau. Mengadu nasib di kota yang berlainan dengan orang tua dan kerabat. Dan tradisi tahunan ini menjadi topik utama ketika menjelang lebaran karena memang momentum idul fitri merupakan momentum yang tepat untuk merekatkan tali silaturahmi.

(more…)

Mari, ajak masyarakat miskin untuk ikut ber-KB

09/07/2011

Siang ini, 9 Juli 2011, saya membaca sebuah reportase di www.kompas.com tentang nasib seorang Ibu yang hidup dalam sebuah gubuk berukuran 2×3 meter persegi bersama 6 orang anaknya. Ibu yang menyandang status janda pasca bercerai dengan suaminya ini harus menjadi penyangga keluarga dengan membanting tulang menghidupi keenam putera putrinya.

Dalam reportase tersebut, Ibu yang bernama Darmawati ini mengaku berjuang menghidupi anak-anaknya pasca ditinggal kawin suami bersama istri mudanya. Darmawati bekerja serabutan sebagai buruh tani rumput laut. Seharian bekerja mengikat bibit rumput laut, Darmawati hanya memperoleh upah Rp. 10.000,- saja, dan dengan penghasilannya itu Darmawati harus membiayai 6 buah hatinya.

Memang banyak tetangganya yang berempati terhadap keluarga Darmawati yang tinggal di kabupaten Polewali Mandar – Sulawesi Barat ini. Namun, rasanya tidak mungkin Darmawati akan terus-terusan bergantung pada empati orang, sedangkan penghasilannya sendiri tidak memadai untuk membiayai kebutuhan anak-anaknya.

Menilik kasus ini, ada tiga hal yang saya lihat sebagai sudut pandang. Pertama, kemiskinan. Kedua, suami yang tidak tahu diri. Dan ketiga, Kenapa dulu (ketika masih bersuami), Darmawati tidak ikut ber-KB.

foto ilustrasi dari http://www.kompas.com

Jika dilihat dari sudut pandang pertama, memang ini adalah PR pemerintah untuk memberikan kehidupan dan penghidupan yang layak bagi rakyatnya. Disaat para elit pejabat di ibukota rusuh dengan surat palsu, pencarian Nazarudin, pembentukan citra diri dan citra partai demi keutuhan singgasana kepemimpinan, justru rakyat di sebagian daerah harus berjuang keras melawan kemiskinan yang sangat menyengsarakan. Saya yakin, ada banyak Darmawati-darmawati lainnya di seluruh Indonesia yang harus berjuang melawan kerasnya kemiskinan yang melilit hidup dan keseharian keluarga mereka. Sudah saatnya pemerintah kembali FOKUS pada pembangunan rakyat. (more…)


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,154 other followers